Program CSR SOL Dorong Produktivitas Bawang Merah di Pahae Jae dan Pahae Julu mencapai Rp 350 juta

| oleh -52x Dilihat

TAPANULI UTARA, (HarianSumut)

Komitmen Sarulla Operations Ltd (SOL) dalam mendorong kemandirian dan peningkatan kesejahteraan masyarakat terus diwujudkan melalui Program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) di sektor pertanian.

Hasil nyata dari program tersebut ditunjukkan oleh keberhasilan 6 kelompok tani dengan 74 anggota yang berasal dari Kecamatan Pahae Jae dan Kecamatan Pahae Julu, Kabupaten Tapanuli Utara, Kamis (29/1/2026). Enam kelompok tani tersebut tersebar di Kecamatan Pahae Jae, yakni Desa Sigurunggurung dan Desa Pardamean Nainggolan, serta di Kecamatan Pahae Julu, yaitu Desa Simataniari dan Desa Janji Natogu.

Melalui pendampingan intensif, para petani berhasil mencatatkan panen bawangmerah sebesar 11.544 kg sepanjang tahun 2025 atau mencapai 2,4 kali lipat dari bibit yang telah ditanam.

Panen tersebut merupakan hasil dari bantuan 5.404 kg bibit bawang merah yang disalurkan melalui Program CSR SOL pada Mei 2025 dan Oktober 2025. Dari total hasil panen, sebanyak 8.125 kg telah berhasil dipasarkan dengan nilaipenjualan mencapai Rp350.531.000 dengankisaran hargaRp20.000 hingga Rp40.000 per kilogram.

Baca Juga:  Biaya Umroh Dilunaskan Oleh Ny Ratnawati RHS, Rupik Doakan RHS-AZI Menang di Pilkada

Meski mencatatkan hasil yang positif, program ini juga menghadapi tantangan berupa kondisi cuaca ekstrim. Musim kemarau panjang pada Mei–Agustus 2025 serta curah hujanyang sangat tinggi pada Oktober–Desember 2025 mempengaruhi produktivitas tanaman, sehingga hasil panen dinilai belum sepenuhnya optimal sesuai dengan estimasi panen yang ditargetkan.

Selain memberikan kontribusi langsung  terhadap peningkatan pendapatan petani, program ini juga mendorong keberlanjutan diversifikasi usaha tani. Sebagian hasil panen dimanfaatkan kembali oleh anggota lelompok tani sebagai bibit untuk musim tanam berikutnya, sehingga siklus produksi dapat terus berjalan secara mandiri.

Baca Juga:  Operasi Lilin Toba 2025, Polda Sumut Tegaskan Kesiapan Pengamanan Nataru di Tengah Ancaman Cuaca Ekstrem

Pendampingan pertanian bawang merah ini dilaksanakan melalui Program CSR SOL dengan pendekatan terpadu, mencakup pemenuhan sarana produksi pertanian berupa bibit, mulsa, pupuk, dan pestisida, serta peningkatan keterampilan petani melalui pelatihan. Pendampingan dilakukan secaraintensif mulai dari persiapan lahan, penanaman, pemeliharaan hingga panen.

Pelaksanaan program merupakan kerja sama dan koordinasiyang erat antara SOL dan Dinas Pertanian Kabupaten Tapanuli Utara, khususnya melalui pendampingan bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) di desa.

Keberhasilan program ini menunjukkan bahwa diversifikasi komoditas melalui pendampingan CSR yang terencana dan berkelanjutan mampu menjadi salah satu alternatif dan solusi dalam peningkatan pendapatan masyarakat. SOL berharap program pertanian bawang merah ini dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari penguatan ekonomi lokal dan ketahanan pangan di wilayah operasional perusahaan. (EJP/Red)