SOL dan Pemkab Taput Perkuat Sinergi Program CSR untuk Dukung Pembangunan Daerah

| oleh -55x Dilihat

TAPANULI UTARA, (HarianSumut)

Sarulla Operations Ltd. (SOL) terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dalam pelaksanaan program Corporate Social Responsibility (CSR) guna mendukun pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Hal tersebut dibahas dalam kegiatan Diskusi dan Koordinasi Realisasi Kegiatan CSR SOL Tahun 2025 serta Pemaparan Rencana Kerja Tahun2026 yang dilaksanakan pada Jumat, 6 Maret 2026, bersama Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara.

Pertemuan ini dihadiri oleh Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si. dan Wakil Bupati Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., didampingi oleh Sekretaris Daerah Drs. Henry Maraden Masista Sitompul, M.Si., Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan David P. Sipahutar, M.Si., Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian dan Pembangunan Drs. Denny Simamora, Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Marulak Daniel Mantovani Lumban Tobing, SE., MM., pimpinan OPD terkait, sertaPlt. Camat Pahae Julu Wesli Situmeang, M.Pd.

Baca Juga:  Kasus Guru SDN Sinunukan IV: Komunitas Pendidikan Mandailing Natal Desak Mediasi dan Keadilan Restoratif

Dalam kesempatan tersebut, tim CSR SOL yang dipimpin oleh Melva Samosir selaku CSR & External Relations Senior Manager memaparkan capaian pelaksanaan program CSR sepanjang tahun 2025 serta rencana program yang akan dilaksanakan pada tahun 2026.

Diskusi ini bertujuan untuk memastikan adanya koordinasi dan sinkronisasi program pembangunan antara Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dan SOL, khususnya di wilayah Kecamatan Pahae Jae dan Pahae Julu, sehingga pelaksanaan program CSR dapat berjalan selaras dengan prioritas pembangunan daerah serta menghindari potensi tumpang tindih dengan program yang didanai melalui APBD.

Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menyampaikan harapan agar pelaksanaan program CSR SOL pada tahun 2026 dapat semakin mendukung sektor pertanian dan kesehatan.

Pada sektor pertanian, salah satu gagasan yang dibahas adalah pemanfaatan langsung (direct use) uap panas bumi untuk proses pengeringan hasil pertanian masyarakat seperti padi, biji kakao, dan kopi. Inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pasca panen sekaligus memberikan nilai tambah bagi petani di wilayah sekitar.

Baca Juga:  Ny Liswati Hadiri Gerakan Pengendalian Penyakit Prioritas dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Sementara pada sektor kesehatan, dukungan diarahkan pada program “Sai Ta Pa Ias”, melalui pengadaan insinerator sampah guna memperkuat pengelolaan limbah dan kebersihan lingkungan.

Melalui sinergi Bersama dengan Pemerintah Daerah, SOL berkomitmen untuk terus menyelaraskan program CSR dengan arah pembangunan Kabupaten Tapanuli Utara.

SOL berkomitmen agar program CSR yang dijalankan dapatmemberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung upaya pembangunan daerah, khususnya bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan,” ujarnya.

SOL berharap melalui kolaborasi yang erat antara perusahaan dan pemerintah daerah, program CSR yang dijalankan dapat terus memberikan kontribusi positif dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan di Kabupaten Tapanuli Utara. (EJP/Red)