Warga Nagori Laras II Kecamatan Siantar Minta Bupati Perhatikan Jalan dan Saluran Irigasi Rusak di Daerahnya

| oleh -63x Dilihat
Screenshot

SIMALUNGUN, (HarianSumut)

Warga Nagori (desa-Red) Laras II, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, mengeluhkan kondisi akses jalan utama warga yang kurang layak. Kondisi jalan di Nagori (Desa-Red) mereka makin hari kian memprihatinkan.

Pengguna jalan merasakan ketidaknyamanan dan selalu was-was saat melintas karena sewaktu-waktu dapat mengalami kecelakaan akibat mengelak lobang sepanjang jalan.

Pembangunan jalan tersebut sangat dinanti-nantikan warga, karena merupakan lintasan dari Nagori Nusa Harapan (Perumnas Batu 6) menuju objek wisata Pemandian Alam Karang Anyer, Kecamatan Gunung Maligas.

Pangulu (kepala desa-red) Laras II Dorsabarta Silalahi melalui Gamot Huta III Jln Handayani, Asmin Sinurat, Kamis (2/4/2026) mengatakan bahwa pembangunan jalan tersebut pada masa pemerintahan Bupati Simalungun dijabat John Hugo Silalahi sekitar 25 tahun lalu dan baru sekali dilakukan penyisipan.

Baca Juga:  APDESI Deli Serdang: Tuntutan Hukum, Bukan Sekadar Pembubaran

Menurut Asmin, seluruh warganya berharap, perbaikan jalan ini menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Simalungun untuk dibangun. Sehingga dapat meningkatkan perputaran roda perekonomian masyarakat. 

“Kami berharap Pemerintah Kabupaten Simalungun dalam hal ini Bupati Anton Saragih untuk memperhatikan keluhan kami dan segera melakukan pembangunan jalan di Nagori ini,” ujarnya.

Saluran Irigasi Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Ratusan Lahan Terbengkalai

Tidak hanya kondisi jalan yang menjadi keluhan warga Nagori Laras II, saluran irigasi yang sudah lama rusak menjadi penyebab terbengkalainya ratusan hektar lahan pertanian.

Baca Juga:  Wakapolres Polres Pematangsiantar Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat Pengabdian

 

“Lahan yang dulunya kami andalkan untuk menanam padi, kini terlantar. Memang ada juga yang mencoba beralih ke tanaman jagung, namun pada musim penghujan lahan akan penuh air dan mengganggu terhadap tanaman jagung,” ujar salah seorang warga yang tidak ingin namanya diekspos.

Untuk penunjang ketersediaan pangan dalam hal ini beras sebagai bahan pokok, warga berharap saluran irigasi yang rusak secepatnya diperbaiki. (Red)