Bantuan Polri Tak Sampai, Warga Parmonangan Terdampak Bencana Pertanyakan Transparansi

| oleh -60x Dilihat

PARMONANGAN, TAPUT, (HarianSumut)

Bantuan bencana dari institusi kepolisian yang dikirimkan pada tahun 2025 diduga tidak sampai ke tangan warga terdampak di Desa Huta Tua, Kecamatan Parmonangan. Warga mengaku tidak pernah menerima bantuan tersebut, meskipun sebelumnya telah diinformasikan akan disalurkan.

“Kami hanya mendengar ada bantuan, tapi sampai sekarang kami tidak pernah menerima apa pun,” ujar salah satu warga Desa Huta Tua, HS, Jumat (27/3/2026).

Warga menyebutkan bahwa bantuan tersebut seharusnya disalurkan melalui pihak kepolisian setempat, namun hingga kini keberadaan bantuan tersebut belum jelas.

Kapolsek Parmonangan, AKP Dayan Simarmata, saat dikonfirmasi menyampaikan tanggapannya terkait kondisi jalan di wilayahnya: “Terhalang dengan jalan yang belum lancar, terutama untuk R4, khususnya di Desa Manalu Purba, Batu Arimo, dan Purba Dolok,” ujarnya.

Baca Juga:  Polres Simalungun Sita 5,35 Gram Sabu dari Dua Tersangka di Kota Wisata Parapat

Sebelumnya Kapolres telah menegaskan pendistribusian bantuan akan terus dilakukan meskipun medan berat dan akses terbatas. Namun sepertinya hal tersebut tidak berlaku untuk wilayah Kecamatan Parmonangan.

Menanggapi hal tersebut, Kapolsek mengatakan bahwa pihaknya telah melaksanakan perintah Kapolres, tetapi karena sering adanya hujan susulan mengakibatkan gangguan jalan.

Sementara warga sangat menyesalkan pernyataan Kapolsek tersebut karena bantuan dari Pemkab Taput dan TNI bisa sampai di wilayah tersebut.

“Kami sudah menerima bantuan logistik dan sembako dari Pemkab Tapanuli Utara dan juga dari TNI, dan telah sampai di desa kami. Kalau terhalang karena cuaca dan jalan yang kurang lancar seperti yang disampaikan Kapolsek Parmonangan, kenapa bantuan dari Pemkab Taput dan TNI bisa sampai ke desa kami?” ujarnya.

Baca Juga:  Kapolri dan Panglima TNI Bagikan Ribuan Bansos Jelang Ramadan

Masyarakat mendesak pihak berwenang, khususnya jajaran kepolisian di tingkat tertinggi, untuk segera melakukan penelusuran dan memberikan klarifikasi secara terbuka bagaimana kejelasan dari bantuan tersebut.

Bantuan dari Polri tersebut tiba di Kabupaten Tapanuli Utara pada 29 November 2025, dengan total sekitar 3,5 ton, dan direncanakan disalurkan ke sejumlah desa terdampak di tiga kecamatan. Nanun hingga hari ini Jumat

Sementara itu, dari 3 kepala desa yang dihubungi perwakilan media melalui WhatsApp untuk konfirmasi, 2 orang belum berhasil dihubungi, sedangkan 1 orang di antaranya menyatakan belum menerima bantuan dari Polri.

Sementara Kapolres Tapanuli Utara belum berhasil dimintai keterangannya atas peristiwa tersebut, karena ketika dikonfirmasi lewat pesan WhatsApp belum ada tanggapan. (EJP/Red)