SIMALUNGUN, (HarianSumut)
Pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) Selolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri Pamatang Silimakuta, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara yang seharusnya selesai sebelum pergantian tahun, namun hingga kini belum rampung.
Sesuai amatan di lokasi, Selasa (3/3/2026) tampak bangunan belum dipasangi pintu dan jendela, bahkan beberapa bagian luar belum terlihat rapi alias masih berantakan dengan peralatan tukang seperti peranca dan lainnya.
Anehnya, pembangunan yang dibiayai oleh uang negara ini tidak dilengkapi dengan papan informasi atau plank proyek sebagai wujud keterbukaan informasi publik.
August Sinaga, S.Pd, MAP Kepala Cabang Dinas (Kacabdis) Wilayah VI meliputi Siantar dan Simalungun Dinas Pendidikan Provinsi Sumut, melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pembangunan RKB tersebut Faisal, saat dikonfirmasi melalui aplikasi WA mengatakan bahwa keterlambatan penyelesaian pembangunan tersebut adalah akibat adanya masalah internal pada pihak penyedia.
“Berdasarkan informasi dari penyedia ada maslaah di internal.tp itu bukan alasan dalam hal pelaksanaan pekerjaan.kami tetap berpedoman sesuai kontrak.terima kasih,” ujarnya.
Ketika minta diperjelas terkait masalah internal dimaksud, Faisal mengatakan bahwa pihaknya hanya melakukan pengawasan, namun pemilik modal itu adalah penyedia. Namun menurutnya kalau pihaknya sudah memberikan peringatan atas keterlambatan tersebut.
“Sudah ada surat perimgatan.kl tdk siap salah PPK? yg punya modal kerja PPK apa penyedia pak?” sebut Faisal.
Dari jawaban Faisal selaku PPK, yang menjadi permasalahan terkait keterlambatan penyelesaian pembangunan tersebut diduga rekanan kurang modal. (Red)





