Dikenal Kocak, Tommy Jonathan Sinaga Diam-diam Kirim Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera

| oleh -60x Dilihat

MEDAN, (HarianSumut)

Nama Tommy Jonathan Sinaga selama ini dikenal sebagai penulis dengan gaya jenaka dan tingkah yang kerap mengundang tawa. Di media sosial, khususnya Facebook, ia sering tampil sebagai sosok penggiat yang gemar membagikan kata-kata bijak meski tak jarang diselipi humor kocak yang membuat pembacanya tersenyum.

Namun dibalik gaya santainya itu, Tommy kembali menunjukkan sisi lain dirinya. Ia menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban bencana alam di sejumlah wilayah Sumatera, di tengah situasi darurat yang masih menyisakan berbagai kebutuhan mendesak bagi masyarakat terdampak.

Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Sumatera menyebabkan keterbatasan akses terhadap bahan pangan, logistik, hingga layanan kesehatan. Kerusakan infrastruktur di berbagai titik turut menghambat distribusi bantuan dan menyulitkan tim penyelamat menjangkau lokasi terdampak, terutama di wilayah dengan kondisi yang cukup parah.

Baca Juga:  Dugaan Pungli Rp 35 rb/Siswa, Praktisi Hukum Ardy Saragih, SH: APH Periksa Ketua MK2S SMA Pematangsiantar

Dalam situasi tersebut, aksi kemanusiaan yang dilakukan Tommy dinilai membantu percepatan distribusi bantuan sekaligus menjadi pengingat bahwa kepedulian sosial bisa datang dari siapa saja, termasuk dari sosok yang sehari-hari dikenal humoris.

Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan, Senin (22/12), Tommy memantau kondisi bencana secara daring ke sejumlah wilayah di Sumatera. Dari hasil pantauan tersebut, ia menyalurkan bantuan pribadi senilai Rp35 juta yang didistribusikan ke wilayah Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga, Sumatera Utara.

Baca Juga:  Wesly dan Ny Liswati Ibadah Paskah Bersama ASN Pemko Pematangsiantar

Bantuan disalurkan melalui aplikasi dan platform penggalangan dana (crowdfunding) agar dapat menjangkau masyarakat terdampak secara cepat dan tepat sasaran.

Meski tidak turun langsung ke lapangan, Tommy tetap menyampaikan doa dan harapannya agar kondisi masyarakat Sumatera Utara segera pulih dan situasi pascabencana berangsur membaik. Di sela gaya bercandanya yang sering muncul di media sosial, empati itu hadir dengan cara yang lebih sunyi, namun nyata.

Di tengah bencana yang melanda, kolaborasi antara publik figur, influencer, dan relawan dinilai memiliki peran penting dalam mempercepat proses pemulihan wilayah terdampak, sekaligus memperkuat solidaritas sosial masyarakat. (Red)