Ketua MPKW Sumut-Aceh RE Nainggolan Apresiasi Wali Kota Wesly Fasilitasi Pertemuan dengan Pemimpin Gereja Jelang Rakernas

| oleh -59x Dilihat

PEMATANGSIANTAR, (HarianSumut)

Ketua Majelis Pendidikan Kristen Wilayah (MPKW) I Sumatera Utara (Sumut)-Aceh Dr Rustam Effendy (RE) Nainggolan MM mengapresiasi Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn yang telah memfasilitasi pertemuan dengan pemimpin Gereja di Kota Pematangsiantar. Pertemuan berlangsung di rumah dinas Wali Kota Pematangsiantar, Jalan MH Sitorus Kelurahan Teladan Kecamatan Siantar Barat, Jumat (27/03/2026).

“Luar biasa Pak Wali Kota Pematangsiantar. Saya memberikan apresiasi,” kata mantan Bupati Tapanuli Utara (Taput) itu.

Diterangkan RE Nainggolan, saat bertemu dengan Wesly di Pondok Pesantren Al Kautsar di Medan milik Syeh Ali Marbun, Sabtu (21/03/2026) lalu, dirinya menyampaikan akan singgah di Kota Pematangsiantar sebelum ke Tarutung, Kabupaten Taput.

“Saya sampaikan kami sedang mempersiapkan Rakernas V Majelis Pendidikan Kristen Indonesia yang akan digelar di Tarutung, 15-17 Oktober 2026. Dan akan singgah di Siantar untuk bertemu pimpinan gereja. Dan disambut baik oleh Pak Wali Kota dengan suka cita. Sehingga terjadilah pertemuan hari ini,” terang RE Nainggolan.

Menurut RE Nainggolan, MPK Indonesia sebenarnya sudah hampir berusia 76 tahun. Hanya saja selama ini tidak terlalu dikenal.

“Dan sekarang kita mulai gerakkan dengan misi transformasi sekolah Kristen agar memiliki daya saing dan kreatif, menciptakan generasi berilmu dan berkarakter. Termasuk untuk sekolah Kristen yang tidak di bawah gereja,” jelasnya.

Masih kata RE Nainggolan, tidak hanya menciptakan generasi yang berilmu dan berkarakter, MPK juga menerapkan guru tidak sebatas mengajar, tetapi juga menjadi gembala.

Baca Juga:  AS Sebut 8.000 Tentara Korut Siap Tempur di Ukraina Bantu Rusia

“Selama 5-15 menit guru harus bisa memberikan pelayanan rohani kepada anak didik,” tukas RE Nainggolan yang merupakan putra kelahiran Kota Pematangsiantar.

RE Nainggolan berharap Wesly bisa hadir pada pembukaan Rakernas MPK Indonesia di Tarutung.

Rektor Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar Dr Mukhtar Panjaitan MPd dalam sambutannya memuji RE Nainggolan yang memberikan
perhatian kepada pendidikan Kristen di Sumut.

“Sebab sudah terjadi disparitas pendidikan Kristen di Sumut. Pendidikan Kristen harus menjadi pilar untuk kemajuan bangsa Indonesia melalui pembinaan pendidikan karakter. Pendidikan Kristen harus bisa menjembatani anak-anak kurang mampu untuk mendapatkan akses pendidikan,” kata Mukhtar seraya menambahkan pihaknya mendukung kegiatan Rakernas MPK Indonesia.

“Semoga MPK Wilayah Sumut-Aceh menjadi contoh bagi MPK provinsi lain,” sambungnya.

Mukhtar juga mengucapkan terima kasih kepada Wesly dan Ketua TP PKK Kota Pematangsiantar Ny Liswati Wesly Silalahi. Ia mendoakan keduanya tetap sehat.

Sementara itu, Bishop Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Pdt Dr Humala Lumbantobing MTh mengatakan, perguruan Kristen harus melakukan evaluasi dan refleksi. Apalagi banyak pergumulan yang dialami sekolah Kristen, termasuk rekrutmen siswa.

Dalam kesempatan tersebut, Pdt Humala mengaku siap dukung kepemimpinan Wesly sebagai Wali Kota Pematangsiantar. Ia juga mengatakan pihaknya siap mendukung Rakernas MPK Indonesia.

Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi dalam sambutannya mengatakan Pematangsiantar merupakan Kota Toleran ke-5 di Indonesia. Ia pun sudah beberapa kali mengikuti pertemuan Kota Toleran, termasuk bersama Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga:  Audiensi bersama Kacab BPJS Ketenagakerjaan, GAMKI siap menjadi Perisai terhadap kepentingan Masyarakat

Wesly menyampaikan, Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar menyambut baik pertemuan tersebut. Katanya, pertemuan seperti itu sangat penting sebagai wadah untuk mempererat persaudaraan dan sinergi, serta membangun kolaborasi antara lembaga keagamaan, lembaga pendidikan, dan pemerintah.

Pendidikan, kata Wesly, memiliki peran yang sangat strategis dalam membentuk karakter, moral, dan kualitas sumber daya manusia.

“Oleh karena itu, keberadaan lembaga pendidikan berbasis keagamaan memiliki kontribusi besar dalam menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai spiritual dan etika,” terang Wesly.

Wesly juga mengapresiasi rencana pelaksanaan Rakernas V Majelis Pendidikan Kristen Indonesia yang direncanakan di Tarutung.

“Kami berharap, melalui pertemuan ini akan lahir gagasan-gagasan konstruktif dan langkah-langkah nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan,” tukasnya.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan cenderamata oleh RE Nainggolan kepada Wesly. Disusul kepada pimpinan gereja dan pimpinan perguruan pendidikan.

Turut hadir, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pematangsiantar Junaedi Antonius Sitanggang SSTP MSi, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Johannes Sihombing SSTP MSi, Kepala Dinas Perhubungan Drs Daniel Hamonangan Siregar, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdako Irwansyah Saragih SSos MSi, dan Ketua TP PKK Kota Pematangsiantar Ny Liswati Wesly Silalahi. (Rls/02)