Musrenbang Kecamatan Siantar Marihat, Wali Kota Wesly Ajak Wujudkan Kota Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras

| oleh -72x Dilihat

PEMATANGSIANTAR, (HarianSumut)

Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn mengajak untuk bersama-sama mewujudan kota yang Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras. Ajakan Wesly itu disampaikan dalam arahan dan bimbingan tertulisnya yang dibacakan Asisten Administrasi Umum Dedy Tunasto Setiawan SH MH, saat membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Siantar Marihat, di Aula Lantai 2 Kantor Camat Siantar Marihat, Jalan Melanthon Siregar Pematangsiantar, Kamis (12/02/2026).

Wesly menyampaikan, musrenbang kecamatan merupakan tahapan strategis dalam sistem perencanaan pembangunan daerah yang menerapkan prinsip bottom-up planning. Di mana, aspirasi masyarakat dari tingkat terbawah menjadi dasar penyusunan prioritas program dan kegiatan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).

“Forum ini menjadi jembatan antara kebutuhan riil masyarakat dengan kemampuan anggaran daerah, sehingga pembangunan yang dilaksanakan benar-benar menyentuh hajat hidup orang banyak,” katanya.

Dijelaskan, sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Pematangsiantar tahun 2025-2029 dengan visi ‘Kota yang Cerdas, Sehat, Kreatif, Dan Selaras’, pembangunan tahun 2027 difokuskan pada penguatan ekonomi berbasis potensi lokal, dengan tema ‘Pemajuan Ekonomi Rakyat, Kreativitas Lokal Dan Keunggulan Produk Daerah’ serta arah kebijakan.

Ia juga mengajak agar seluruh masyarakat terutama di Kecamatan Siantar Marihat untuk menyatukan langkah dalam membangun Pematangsiantar yang lebih Cerdas, Sehat, Kreatif, Dan Selaras.

Sebelumnya, Camat Siantar Marihat Pedi Arianto Sitopu SE MSi dalam laporannya menyampaikan, musrenbang di tingkat kecamatan telah melalui tahapan rembug warga yang dilaksanakan 20-23 Januari 2026, dan musrenbang kelurahan pada 27-30 Januari 2026.

Baca Juga:  Kacab BRI Siantar Tak Profesional, Agunan Nasabah KUR BRI Terancam, Ini Kata Ketua DPC GAMKI Simalungun

“Rekapitulasi usulan musrenbang kelurahan yakni infrastruktur 56 usulan, ekonomi 21 usulan, sosial budaya 19 usulan, serta dana kelurahan 31 usulan. Kemudian nanti akan ada pembangunan untuk Kantor Kelurahan Parhorasan Nauli serta ruangan kelas untuk PAUD,” terangnya.

Ia juga mengatakan, akan ada usulan pembangunan tembok penahan tanah Bah Silulu di Kelurahan Parhorasan Nauli, pembangunan saluran drainase Kayu Raja di Kelurahan Mekar Nauli, pekerjaan rabat beton di Dolok Baringin Kelurahan BP Nauli, pembangunan tembok penahan tanah di Jalan Farel Pasaribu Kelurahan Pardamean, pelatihan salon di Kelurahan Pardamean, pembangunan saluran drainase di Jalan Melanthon Siregar Gang Cemara Kelurahan Sukaraja, pembangunan jalan setapak di Jalan Sentul Kelurahan Sukamakmur, pelatihan papan bunga di Kelurahan Sukamakmur, rehabiitasi/pemeliharaan saluran drainase di Gang Delima Kelurahan Sukamaju, serta pelatihan salon dan pelatihan bordir/jahit menjahit di Kelurahan Sukamaju.

Ketua Komisi I DPRD Kota Pematangsiantar Robin Januarto Manurung menyoroti terkait kesehatan dan infrastruktur. Robin menegaskan, ada tiga kebutuhan utama masyarakat yang harus menjadi prioritas, terutama kesehatan gratis dan pembangunan infrastruktur dasar. Ia menyoroti adanya keluhan masyarakat terkait layanan kesehatan yang dinilai mulai terbatas.
“Kesehatan gratis itu kebutuhan mendasar masyarakat. Jangan sampai ada pelayanan yang tiba-tiba dihentikan. Ini harus menjadi perhatian serius,” tegasnya.

Baca Juga:  Lanal TBA Gelar Fun Run 3K–5K Meriahkan HUT Armada RI ke-80 di Kisaran

Selain sektor kesehatan, Robin menilai alokasi anggaran pembangunan untuk kelurahan yang selama ini berkisar Rp200 juta per tahun masih sangat minim. Menurutnya, pembangunan jalan dan drainase yang hanya dikerjakan 150 hingga 500 meter per tahun membuat progres pembangunan berjalan lamban.

“Kalau bisa satu kecamatan ditambah Rp5 miliar untuk pembangunan jalan dan drainase. Lima tahun selesai semua. Jangan tanggung-tanggung kalau memang kita serius membangun,” ujarnya.

Ketua DPRD Kota Pematangsiantar yang diwakili Patar Luhut Panjaitan menyampaikan apresiasi kepada pemerintah kota dan kecamatan atas kegiatan musrenbang yang dinilainya transparan.

“Melihat dari hasil musrenbang kali ini, saya yakin pembangunan di Kecamatan Siantar Marihat pasti banyak yang berharap prioritas. Sebagai anggota DPRD yang memiliki tugas pengawasan, ini harus terlaksana dan sesuai kebutuhan masyarakat agar musrenbang ini tidak akan sia-sia,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala Bank Sumut Cabang Pematangsiantar Subhan Pardosi menyampaikan Bank Sumut memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan literasi keuangan terutama, penggunaan digitalisasi yang berdampak kepada perekonomian dan UMKM.

“Kami juga ada KUR untuk masyarakat yang ingin mengembangkan usaha,” sebutnya.

Turut hadir, Kepala BPS Pematangsiantar diwakili Nova Puspita, Kepala Bappeda diwakili Sekretaris Farhan Zamzamy, pengurus TP PKK Kecamatan Siantar Marihat, para lurah, kepala puskesmas, dan Forkopimcam Kecamatan Siantar Marihat. (Rls/02)