TOBA, (HarianSumut)
Pemerintah Kabupaten Toba melalui Bappelitbangda menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Toba Tahun 2027 pada Kamis (26/3/2026) di ruang Balai Data Kantor Bupati Toba.
Dalam Musrenbang tersebut, Bupati Toba Effendi Sintong P. Napitupulu menyampaikan beberapa prioritas pembangunan untuk tahun 2027, yaitu ;
Pertama, memperkuat pembangunan sumber daya manusia sekaligus meningkatkan penanganan penyandang masalah kesejahteraan sosial agar tidak ada masyarakat yang tertinggal dalam proses pembangunan.
Kedua, mengembangkan infrastruktur yang
berkualitas dan merata, karena infrastruktur
merupakan kunci dalam membuka akses ekonomi, meningkatkan konektivitas wilayah, serta mempercepat pertumbuhan daerah.
Ketiga, mengembangkan sektor pertanian dan
pariwisata sebagai sektor unggulan daerah, sekaligus memperkuat pusat-pusat pertumbuhan ekonomi, membangun desa, serta mendorong usaha mikro agar tumbuh secara berkelanjutan.
Keempat, memperkuat reformasi tata kelola
pemerintahan sehingga birokrasi kita semakin
profesional, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Kelima, memantapkan keamanan dan ketertiban masyarakat, termasuk melalui pemberdayaan Linmas, sehingga tercipta kondisi daerah yang aman dan kondusif bagi pembangunan.
Keenam, memperkuat lembaga adat dan sanggar budaya, sebagai bagian dari upaya melestarikan identitas dan kearifan lokal masyarakat Toba.
Dalam kesempatan itu, beliau juga menyampaikan beberapa tantangan yang dihadapi, diantaranya ; Belum optimalnya pemanfaatan potensi pariwisata dan ekonomi kreatif, belum optimalnya pengembangan potensi pertanian sebagai kekuatan ekonomi masyarakat, belum optimalnya penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan, belum optimalnya penerimaan pajak daerah sebagai sumber pembiayaan pembangunan, serta masih perlunya peningkatan kualitas infrastruktur guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Tantangan-tantangan ini tidak boleh kita lihat sebagai hambatan semata, tetapi harus kita jadikan motivasi untuk bekerja lebih keras, lebih kreatif, dan lebih inovatif dalam membangun Kabupaten Toba,” kata Bupati dalam arahan dan bimbingannya.
Mantan Ketua DPRD Toba ini juga menyampaikan bahwa pembangunan tahun 2027 menetapkan tema pembangunan Kabupaten Toba, ‘Penguatan Landasan Pembangunan Melalui Optimalisasi Potensi Daerah, Peningkatan Kualitas Layanan Publik, Pemerataan Infrastruktur Dasar dan Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan.”
“Tema ini menegaskan komitmen kita untuk memperkuat fondasi pembangunan daerah, memastikan pelayanan publik semakin berkualitas, serta menciptakan pertumbuhan ekonomi yang dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat,” tegas Bupati.
Melalui forum Musrenbang tersebut beliau mengajak semua pihak untuk menyampaikan gagasan dan usulan pembangunan
yang benar-benar berkualitas, mengutamakan program yang memberikan manfaat
besar bagi masyarakat, menghindari ego sektoral dan lebih mengedepankan kepentingan daerah secara keseluruhan.
Melalui forum tersebut, Bupati juga menyampaikan harapan kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terkait pembangunan ruas jalan Toba-Labura agar bisa terkoneksi tahun ini, termasuk pembangunan ruas jalan Silimbat-Parsoburan dan ruas jalan Parsoburan-Borbor. “Dalam Musrenbang ini kami titipkan permohonan ini melalui Bapak Asisten,” ujar Bupati kepada Asisten Aministrasi Umum Provinsi Sumut, Dr. H. Muhammad Suib yang hadir mewakili Gubernur Sumatera Utara.
“Kami sudah berjanji kepada Bapak Gubernur sehabis lebaran kami akan datang ke Medan untuk menindaklanjuti perbaikan ruas jalan propinsi yang ada di Kabupaten Toba.
Termasuk membahas pembangunan SMA di Balige, karena sudah ada tanahnya yang sesuai dengan kebutuhan sekira 3 hektar,” kata Bupati.
Tak hanya disektor infrastruktur dan pendidikan, Bupati Toba juga menyampaikan permohonan bantuan disektor pertanian, utamanya di Kecamatan Habinsaran, Kecamatan Borbor dan Kecamatan Nassau.
“Di Toba ada 3 kecamatan yang potensial untuk pertanian yaitu Kecamatan Habinsaran, Kecamatan Borbor dan Kecamatan Nassau. Jika nanti ruas jalan Labura-Toba sudah bagus, maka melempar hasil pertanian mungkin ke Pekan Baru atau ekspor melalui Tanjung Balai, kami pasti sudah mampu,” sebut Bupati.
Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asisten Aministrasi Umum Provinsi Sumut, Dr. H. Muhammad Suib menyampaikan bahwa arah pembangunan ditahun 2027 berfokus pada peningkatan kualitas SDM, peningkatan konektivitas dan daya saing antar daerah, peningkatan pertumbuhan ekonomi berbasis potensi daerah dan pembangunan yang adil, inklusif dan tangguh bencana.
“Saya berharap kepada seluruh peserta Musrenbang RKPD Kabupaten Toba Tahun 2027 agar memberikan masukan konstruktif, berbasis data dan berpihak pada kepentingan masyarakat,” kata beliau dalam sambutannya.
Sementara Ketua DPRD Kabupaten Toba Franshendrik Tambunan dalam sambutannya menyampaikan bahwa Musrenbang tahun ini dilaksanakan dalam situasi yang penuh tantangan. Kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil, tekanan harga kebutuhan pokok, serta keterbatasan anggaran menuntut kita semua untuk berpikir lebih cerdas, bekerja lebih keras, dan bertindak lebih tepat.
“Dalam situasi seperti ini, saya ingin menegaskan bahwa pemerintah daerah harus hadir di tengah-tengah masyarakat. Oleh karena itu, saya mendorong agar dalam perencanaan dan penganggaran ke depan, pemerintah Kabupaten Toba memberikan perhatian serius terhadap program jaringan pengaman sosial,” kata beliau.
Program ini dinilai sangat penting untuk melindungi masyarakat yang rentan, menjaga daya beli, serta memastikan tidak ada masyarakat yang tertinggal dalam kondisi sulit.
Dalam sesi diskusi dan tanya jawab, Wakil Bupati Toba Audi Murphy O. Sitorus menyampaikan agar setiap OPD benar-benar menguasai perencanaan pembangunan yang akan dilaksanakan. “Kemarin saya tanya panitia HUT apakah kegiatan tersebut sudah selesai dipikirannya, mereka jawab ‘sudah’. Begitulah seharusnya, kita sudah benar-benar menguasai rencana ini secara detail sehingga dalam pelaksanaanya semua berjalan baik,” kata Wakil Bupati kepada seluruh ASN yang hadir dalam Musrenbang tersebut.
Beliau menyampaikan bahwa Visi Toba Mantap merupakan breakdown dari Astacita Presiden Prabowo, Astacita itu kemudian dibreakdown oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui tagline ‘Kolaborasi Sumut Berkah’ yang selanjutnya dibreakdown ke dalam ‘Toba Mantap’.
“Karena itu semua ASN yang ada di Pemkab Toba agar dapat melakukan berbagai kegiatan-kegiatan yang disampaikan oleh Pak Sofian tadi, Kepala Bappelitbangda, tujuannya semua bagaimana supaya Toba ini baik,” kata Wakil Bupati Toba.
Musrenbang RKPD Kabupaten Toba Tahun 2027 menghadirkan para narasumber, diantaranya; dari Bapperida Provsu yaitu Kabid Perencanaan, Pengendalian, dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Sari Rumonda Bulan Siregar, S.S, SE.Ak,
dari Dinas Bina Marga Bina Konstruksi dan Cipta Karya Provinsi Sumatera Utara, yang diwakili oleh Kepala UPTD Bina Marga dan Bina Kontruksi Tarutung, Pahala Panjaitan, ST, MT, dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Sumut, Moses Siburian, dari Balai Sungai Sumatera, dan Kepala Bappelitbangda Kabupaten Toba. (Rls/Red)





