PEMATANGSIANTAR, (HarianSumut)
Tema Pembangunan Kota Pematangsiantar Tahun 2027 yakni: “Pemajuan Ekonomi Rakyat, Kreativitas Lokal dan Keunggulan Produk Daerah”. Tema tersebut menggambarkan komitmen bersama untuk memperkuat fondasi ekonomi masyarakat melalui pengembangan potensi lokal, peningkatan daya saing produk daerah, serta pemberdayaan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.
Demikian disampaikan Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn dalam sambutannya sebelum membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027, di Hotel Manna, Jalan Medan Kelurahan Naga Pita Kecamatan Siantar Martoba, Rabu (11/03/2026).
Menurut Wesly, Musrenbang RKPD merupakan forum penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah. Forum ini menjadi wadah untuk menyelaraskan berbagai aspirasi masyarakat dengan rencana program dan kegiatan pembangunan pemerintah daerah, sehingga tercipta perencanaan pembangunan yang partisipatif, transparan, dan akuntabel.
Pelaksanaan Musrenbang RKPD, katanya, juga merupakan tahapan penting dalam penyusunan dokumen RKPD tahun 2027, yang akan menjadi pedoman bagi Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar dalam melaksanakan pembangunan daerah selama satu tahun anggaran.
“Melalui forum ini, berbagai usulan yang telah dihimpun dari musrenbang tingkat kelurahan dan kecamatan, pokok-pokok pikiran DPRD, serta Rencana Kerja Perangkat Daerah akan disinergikan untuk menetapkan prioritas pembangunan yang benar-benar dibutuhkan masyarakat,” kata Wesly
Wesly menyampaikan tema pembangunan Kota Pematangsiantar Tahun 2027, yakni “Pemajuan Ekonomi Rakyat, Kreativitas Lokal Dan Keunggulan Produk Daerah.”
Untuk mewujudkan tema pembangunan tersebut, lanjut Wesly, Pemko Pematangsiantar menetapkan beberapa arah kebijakan pembangunan: yaitu Pengembangan UMKM, Kuliner, dan Ekonomi Kreatif Berbasis Budaya; Digitalisasi Pemasaran Produk Unggulan Kelurahan; Penyelenggaraan Festival Budaya dan Pengembangan Ruang Publik Kreatif Sebagai Daya Tarik Ekonomi Sosial; serta Inkubasi Bisnis untuk Pemuda dan Perempuan.
Melalui Musrenbang RKPD Tahun 2027, Wesly mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memberikan masukan, gagasan, dan pemikiran yang konstruktif demi menghasilkan perencanaan pembangunan yang lebih baik, tepat sasaran, dan mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan yang dihadapi.
“Kita menyadari keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapi juga memerlukan dukungan, partisipasi, dan sinergi dari seluruh elemen masyarakat,” tukasnya.
Wesly berharap forum musrenbang dapat berlangsung produktif dan menghasilkan kesepakatan bersama mengenai prioritas pembangunan Kota Pematangsiantar Tahun 2027, sehingga pembangunan yang dilaksanakan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution SE MM yang diwakili Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan (Bappelitbang) Dr Dikky Anugerah Panjaitan SSos MSP, mengatakan tahun 2027 sebagai tahun ketiga pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Sumut, menjadi bagian penting dari pelaksanaan visi Pembangunan “Kolaborasi Sumut Berkah Menuju Sumatera Utara Unggul, Maju dan Berkelanjutan”.
“Pembangunan tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup, kesempatan kerja dan ketahanan wilayah,” sebutnya.
Tahun 2027, lanjutnya, merupakan fase ekspansi dari rangkaian fase pembangunan sebelumnya, yang dimulai pada tahun 2025 sebagai fase fondasi dan tahun 2026 sebagai fase akselerasi. Kebijakan pembangunan pada tahun 2027 ini diarahkan pada penguatan dan perluasan hasil serta manfaat dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat secara nyata.
Kebijakan pembangunan disusun dengan prinsip keberpihakan pada masyarakat, mendorong pertumbuhan ekonomi yang merata serta memastikan bahwa hasil pembangunan dapat dirasakan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat,” sebutnya
Disebutkan, arah kebijakan pembangunan Provinsi Sumut tahun 2027 difokuskan untuk: meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar sehat, terampil, dan produktif; meningkatkan konektivitas dan daya saing daerah; meningkatkan pertumbuhan ekonomi berbasis potensi daerah; serta meningkatkan pembangunan yang adil, inklusif, dan tangguh terhadap bencana.
“Arah kebijakan ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan nyata masyarakat tentang lapangan kerja, pendapatan yang lebih baik, layanan publik lebih berkualitas, dan lingkungan yang aman,” sebutnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Pematangsiantar diwakili Ketua Komisi I Robin Januarto Manurung SH menyebutkan, musrenbang sangat penting dalam pembangunan daerah. Dalam musrenbang, disatukan pandangan, aspirasi, dan prioritas pembangunan untuk tahun mendatang. Menurutnya, DPRD memiliki kepentingan besar agar program Pembangunan benar-benar menyentuh masyarakat. Sehingga perencanaan Pembangunan tidak hanya bersifat administratif.
DPRD, lanjutnya, berharap agar usulan Pembangunan dapat memerhatikan skala prioritas.
“DPRD pada prinsipnya mendukung pembangunan untuk meningkatkan kualitas masyarakat, peningkatan infrastruktur, dan lainnya. Kami mengajak untuk memperkuat komitmen dan kerja sama dalam mewujudkan Pematangsiantar Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras,” tukasnya.
Sebelumnya, Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kota Pematangsiantar Sofie Megawaty Saragih SSTP MSi dalam laporannya memaparkan, Aspirasi Musrenbang sebanyak 223 terdiri dari: 79 Bidang Infrastruktur, 71 Bidang Sosial Budaya, dan 73 Bidang ekonomi. Sedangkan Pokok-pokok Pikiran DPRD sebanyak 336 terdiri dari: 276 Bidang Infrastruktur, 42 Bidang Sosial Budaya, dan 18 Bidang Ekonomi.
Lebih lanjut, Sofie menyampaikan arahan pelaksanaan musrenbang, yakni: Menjaga keselarasan perencanaan pembangunan dengan arah kebijakan pemerintah pusat dan Provinsi Sumut; Penajaman prioritas pembangunan untuk peningkatan daya saing daerah dalam bidang ekonomi, SDM, infrastruktur wilayah, dan lklim lnvestasi; Penajaman program prioritas untuk penentuan program strategis dengan memerhatikan kemampuan keuangan daerah; serta Penajaman usulan kegiatan partisipatif untuk kesesuian prioritas pembangunan 2027.
Musrenbang RKPD Kota Pematangsiantar Tahun 2025 dibuka dengan pemukulan gong oleh Wesly, didampingi Kepala Bappelitbang Sumut Dikky Anugerah Panjaitan, Ketua TP PKK Ny Liswati Wesly Silalahi, beserta Unsur Forkopimda atau yang mewakili.
Dilanjutkan penyerahan cenderamata dari Pemko Pematangsiantar oleh Wesly kepada Dikky Anugerah Panjaitan, serta narasumber Fahmi Akmal SSTP MSi selaku Direktur Fasilitasi Infrastruktur Kementerian Ekonomi Kreatif dan Tapi Sari Rumonda Bulan Siregar SS SE Ak selaku Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian, dan Evaluasi Pembangunan Daerah Bappelitbang Sumut. Kemudian, penandatanganan Berita Acara Musrenbang RKPD.
Turut hadir, Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur Togi Marito Sitinjak SH SIK MH, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Pematangsiantar Ahmadi Rahman, mewakili Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, Sekretaris Daerah (Sekda) Junaedi Antonius Sitanggang SSTP MSi, asisten, staf ahli, pimpinan OPD, camat, lurah, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, pelaku UMKM, dan lainnya. (Rls/02)





