KARO, (HarianSumut)
Pengelolaan Dana bantuan operasional sekolah (BOS) di sekolah SMP Negeri 2 Juhar
Kabupaten Karo, Sumatera Utara, kembali menjadi sorotan publik.
Pasalnya. sejumlah kaca jendela ruang kelas terlihat sudah pecah, namun tak ada perbaikan dari pihak sekolah. Sedangkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) seharusnya dapat dipergunakan untuk perbaikan kerusakan ringan.
Pantauan Harian Sumut, Jampang Ginting, Jumat (13/3/2026) kondisi sekolah SMP Negri 2 Juhar tersebut sungguh tak layak.
Sementara kepala sekolah Dameria Br Ginting, sudah 4 tahun menjabat
di sekolah SMP Negri 2 tampaknya tak pernah melakukan perawatan kerusakan ringan di sekolah.
Saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Dameria Br Ginting mengatakan bahwa kerusakan kaca jendela ruang kelas karena murid selalu bermain bola,
“Memang sudah saya anggarkanBiaya Perawatan kerusakan kaca itu,” ucapnya.
Keterangan Kepala Kepala terkait sejumlah kaca jendela ruang kelas yang pecah, diduga alasan tak jelas, sebab kerusakan kaca jendela itu tak sedikit.
Selain itu, kepala sekolah SMP Negri
2 Juhar, diduga menjual pakaian Seragam, berupa baju batik dan baju Olah raga bersama topi hingga Dasi kepada murid tahun ajaran baru 2025 yang lalu, pada saat PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru). (JG/Red)





