Perkuat Digitalisasi Daerah, Pemko Medan Ikuti Inisiasi KATALIS P2DD 2026

| oleh -56x Dilihat

MEDAN, (HarianSumut)

Pemko Medan mengikuti kegiatan Inisiasi Peningkatan Kapasitas dan Literasi Sinergi Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (KATALIS P2DD) Tahun 2026 secara hybrid yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia bersama kementerian dan lembaga terkait, di Command Center, Kantor Wali Kota Medan Rabu (4/3/2026).

Kegiatan tersebut diikuti Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas diwakili Sekda, Wiriya Alrahman didampingi Asisten Umum, Laksamana Putra Siregar, Kepala Bappeda, Ferry Ichsan, Kepala Bapenda, M Agha Novrian dan Plt Kepala BKAD.

Baca Juga:  Kemlu soal RI Mau Tampung Warga Gaza: Tunggu Persetujuan Palestina

Bertemakan “Percepatan Realisasi Penerimaan dan Belanja Daerah melalui Transformasi Digital”, kegiatan yang diikuti oleh Pemerintah Daerah se-Indonesia ini merupakan bagian dari implementasi program Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD). Program tersebut bertujuan memperkuat ekosistem digital transaksi pemerintah daerah, baik dari sisi pendapatan maupun belanja.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan oleh Deputi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, dilanjutkan executive remarks oleh Wamendagri Bima Arya Sugiarto serta keynote speech dari Deputi Gubernur Bank Indonesia, Filianingsih Hendarta.

Sesi talkshow turut menghadirkan narasumber dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta ekonom ahli dari Bank Indonesia yang membahas strategi percepatan digitalisasi penerimaan dan belanja daerah melalui penguatan sistem pembayaran dan integrasi data.

Baca Juga:  Sekda Pematangsianțar Hadiri Rapat Paripurna DPRD Pengusulan Pengangkatan Wali Kota dan Wali Kota Terpilih

Selain itu Inisiasi program Katalis P2DD ini ditandai dengan pemindaian (scan) QR Code (QRIS) sebagai simbol komitmen percepatan digitalisasi keuangan daerah oleh Wamendagri, Deputi Gubernur Bank Indonesia dan Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN Kemenko Perekonomian. (Red)