TOBA, (HarianSumut)
Pemerintah Kabupaten Toba melalui kolaborasi lintas perangkat daerah terus memperkuat tata kelola data guna mendukung perencanaan pembangunan yang lebih terarah dan berbasis data.
Hal ini diwujudkan melalui kegiatan penginputan Modul E-Walidata dalam Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD-RI) yang menjadi bagian penting dalam penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah Tahun 2027 oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan
Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Toba, Selasa (31/3/2026) di Ruang Rapat Kantor Bappelitbangda Toba.
Kepala Bappelitbangda, Sofian Sitorus dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini menekankan pentingnya penguatan tata kelola data dan memastikan keterisian data ke Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD RI) dan mendukung perencanaan pembangunan berbasis data.
Dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Toba Sesmon Butarbutar menyampaikan bahwa Diskominfo sebagai Walidata akan terus melakukan kolaborasi dengan seluruh perangkat daerah sebagai produsen data, sehingga data yang dikumpulkan, diperiksa, dikelola dapat disebarluaskan (publikasi) dan dibagipakaikan (interoperabilitas) dalam mendukung kebijakan Satu Data Indonesia (SDI).
Sementara itu Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Toba, Sabar Alberto Harianja mengatakan bahwa BPS Toba sebagai pembina data Toba akan memastikan data yang dikelola berkualitas melalui pemberian rekomendasi statistik, menetapkan standar data, metadata, serta melakukan pembinaan statistik sektoral kepada seluruh perangkat daerah sebagai Kabupaten Toba agar konsisten.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antar perangkat daerah semakin kuat dalam mendukung penyediaan data yang berkualitas, sehingga mampu menghasilkan perencanaan pembangunan yang tepat sasaran dan berkelanjutan di Kabupaten Toba.
Adapun peserta dalam kegiatan tersebut adalah para Sekretaris OPD dan admin Satu Data Toba di Kabupaten Toba. (Rls/Red)





