Safari Ramadan Hari Kedua, Bupati dan Sekda Laksanakan Kegiatan di Kecamatan Berbeda

| oleh -58x Dilihat

ASAHAN, (HarianSumut)

Pemerintah Kabupaten Asahan melaksanakan Safari Ramadan hari kedua, Rabu (25/02/2026), sebagai bagian dari agenda daerah untuk memperkuat silaturahmi, menyampaikan program pemerintah, serta menyalurkan dukungan bagi sarana ibadah dan masyarakat yang membutuhkan selama bulan Ramadan. Di Kecamatan Tinggi Raja, kegiatan dipimpin Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., didampingi Ketua Baznas Kabupaten Asahan, Al Ustad Dr. Syahrul Nasution (Ketua PD Al Washliyah), Kepala Dinas Kominfo, Kepala Bagian Kesejahteraan Sosial, Kepala Bagian Protokol, dan Kepala Bagian Umum.

Pada kegiatan di Desa Sumber Harapan, Bupati menyampaikan arahan tentang hmbauan peningkatan keimanan dan ketaqwaan, dan menyerahkan bantuan kepada Masjid Baiturahman berupa satu unit air cooler dan uang tunai Rp3.000.000. Bupati juga menyerahkan infaq pribadi dan keluarga sebesar Rp5.000.000. Bersama Baznas Kabupaten Asahan, pemerintah daerah turut menyalurkan santunan kepada anak yatim, piatu, dan kaum dhuafa sebagai bagian dari program sosial Ramadan.

Baca Juga:  Sekda PematangsianÈ›ar Hadiri Rapat Paripurna DPRD Pengusulan Pengangkatan Wali Kota dan Wali Kota Terpilih

Secara terpisah di Kecamatan Buntu Pane, Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan Zainal Aripin Sinaga bersama rombongan melaksanakan Safari Ramadan di Masjid Jami Setia Janji. Dalam kegiatan tersebut diserahkan bantuan uang tunai Rp3.000.000 dan satu unit cooler untuk mendukung sarana ibadah, serta bantuan kepada 15 anak yatim dan 10 kaum dhuafa di wilayah setempat.

Pelaksanaan Safari Ramadan ini merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Asahan dalam membangun kedekatan yang berkelanjutan antara pemerintah daerah dan masyarakat, sekaligus memastikan program keagamaan dan sosial berjalan efektif dan tepat sasaran. Melalui kegiatan ini, Pemkab Asahan mendorong penguatan nilai kebersamaan, kepedulian sosial, serta partisipasi masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan. (Rls/Red)