Wakil Bupati Asahan Hadiri RUPS Tahunan Bank Sumut, Dukung Percepatan Menuju KBMI 2

| oleh -57x Dilihat

MEDAN, (HarianSumut)

Wakil Bupati Asahan, Rianto, menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Buku 2025 PT Bank Sumut (Perseroda), Senin (6/4/2026) di lantai 10 kantor pusat Bank Sumut, Jalan Imam Bonjol No. 18, Medan.

RUPS tahunan ini menjadi forum strategis dalam mengevaluasi kinerja perusahaan sekaligus membahas langkah penguatan permodalan guna mendorong Bank Sumut naik kelas ke Kelompok Bank dengan Modal Inti (KBMI) 2.

Agenda tersebut dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan, termasuk Gubernur Sumatera Utara, para kepala daerah kabupaten/kota se-Sumatera Utara, jajaran komisaris dan direksi Bank Sumut, serta perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.


Dalam kesempatan itu, Rianto menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Asahan untuk terus mendukung penguatan peran Bank Sumut sebagai bank pembangunan daerah. Ia berharap Bank Sumut dapat meningkatkan kapasitas permodalan, memperbaiki kualitas layanan, serta menghadirkan inovasi produk perbankan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia usaha.

Baca Juga:  Pj. Sekdaprov Harap Pekan Ramadan Sumut 2026 Jadi Ruang Kolaborasi Inklusif

“Bank Sumut memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya dalam memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat Kabupaten Asahan,” ujar Rianto.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, menekankan pentingnya komitmen seluruh pemegang saham untuk mendorong Bank Sumut masuk kategori KBMI 2. Menurutnya, peningkatan klasifikasi tersebut akan memperkuat daya saing dan ketahanan Bank Sumut di tengah dinamika industri perbankan.

Ia menjelaskan, saat ini modal inti Bank Sumut telah mencapai sekitar Rp5,2 triliun. Namun, masih diperlukan tambahan sekitar Rp800 miliar agar dapat memenuhi persyaratan sebagai bank kategori KBMI 2. Untuk itu, para pemegang saham telah menyepakati langkah strategis berupa penyetoran kembali sebagian dividen tahun buku 2025 sebagai tambahan modal pada tahun 2026.

Baca Juga:  Labuhanbatu Raih Predikat Zona Hijau Dari Ombudsman RI

Selain penguatan permodalan, Bobby juga mendorong Bank Sumut untuk terus berinovasi dan memperluas layanan. Ia menilai, Bank Sumut perlu mengurangi ketergantungan pada sektor APBD dan aparatur sipil negara (ASN), serta mulai memperluas jangkauan layanan ke masyarakat umum dan pelaku usaha.

Rangkaian kegiatan RUPS dimulai dengan registrasi peserta, dilanjutkan pembukaan, pelaksanaan rapat, penyampaian arahan Gubernur Sumatera Utara, hingga pembahasan berbagai agenda strategis perusahaan. (Rls/Red)