Wali Kota Wesly Hadiri halal Bihalal Yayasan Gerakan Sumatera Utara Bergiat dan IKA MSP FISIP USU

| oleh -53x Dilihat

MEDAN, (HarianSumut)

Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn didampingi Ketua TP PKK Ny Liswati Wesly Silalahi l menghadiri acara Halal Bihalal Yayasan Gerakan Sumatera Utara Bergiat dan Ikatan Alumni Magister Studi Pembangunan (IKA MSP) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara (FISIP USU). Acara diselenggarakan
Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso SH MSP, di Hotel Santika Premiere Dyandra Hotel & Convention Kota Medan, Sabtu (04/04/2026).

Di acara tersebut, Wesly bersama Sugiat Santoso, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumatera Utara (Sumut) Dr Harli Siregar SH MHum dan kepala daerah lainnya, berkesempatan memberikan dan menyerahkan bantuan 500 paket sembako kepada anak yatim piatu.

Sebelum acara dimulai, Wesly berbincang akrab dengan Sugiat dan Tuan Guru Batak Syekh Dr H Ahmad Sabban El-Rahmaniy Rajagukguk MA.

Tampak hadir, anggota DPR RI Musa Rajekshah dan Maruli Siahaan, pimpinan DPRD kabupaten/kota, serta para pimpinan perguruan tinggi negeri dan swasta.

Usai kegiatan, Wesly menyampaikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih karena telah diberikan kesempatan untuk berkolaborasi dan menyerahkan tali asih kepada anak yatim piatu.

Baca Juga:  Perencanaan Pembangunan di Kota Pematangsiantar Tergantung Data Valid, Akurat, Mutakhir, dan Terverifikasi

“Apresiasi dan terima kasih kepada anggota DPR RI Sugiat Santoso yang juga penggerak Yayasan Gerakan Sumatera Utara Bergiat dan Ketua IKA MSP FISIP USU. Tentu semangat ini selaras dengan Pemerintah Kota Pematangsiantar yang hadir untuk masyarakat,” katanya.

Wesly juga menegaskan program Asta Cita Presiden
Prabowo Subianto sangat relevan dengan visi misi Pemko Pematangsiantar dalam mewujudkan masyarakat yang Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras.

“Momentum Halal Bihalal ini juga diharapkan memperkuat silaturahmi kita, terlebih program-program Sugiat Santoso yang berdampak kepada masyarakat,” tukasnya.

Sebelumnya, Sugiat Santoso menjelaskan tentang kegiatan Halal Bihalal yang diselenggarakannya.

“Ini acara gabungan dari Yayasan Gerakan Sumatera Utara Bergiat dan Ikatan Alumni Magister Studi Pembangunan USU,” kata Sugiat yang merupakan Ketua Dewan Pembina Yayasan Gerakan Sumatera Utara Bergiat.

Sugiat juga menjelaskan teori GIAT yang masuk dalam disertasinya dii USU.

Baca Juga:  Kasat Lantas Polres Toba Berikan Edukasi Tertib Berlalulintas Kepada Pelajar SMAN 1 Parmaksian

“Kemarin pada sidang tertutup, profiling disertasi saya, Teori GIAT. G itu Gerakan, I itu Inklusif, A itu Akar (Mengakar), dan T itu Tumbuh,” terangnya.

Sugiat yang juga Ketua IKA MSP FISIP USU mengatakan, ia diberi pesan oleh orang tuanya soal falsafah hidup dan mengingat asal usul.

Menurut Sugiat, jabatan hanya sementara dan gerakan harus memiliki akar yang kuat.

“Asal usul saya rakyat. Orang tua saya petani. Tidak boleh karena jabatan saya menjadi elit, tidak boleh. Jabatan itu sementara. Oleh karena itu, gerakan harus dan memiliki akar yang kuat,” tuturnya.

Ia berharap semua yang hadir memiliki semangat gerakan yang GIAT.

Masih kata Sugiat yang merupakan Sekretaris Partai Gerindra Provinsi Sumut, diharapkan semua dapat memberikan sesuatu bagi masyarakat.

“Mudah-mudahan semua yang tergabung di sini memiliki semangat gerakan yang kuat, memiliki filosofi hidup yang inklusif, memiliki akar yang kuat, dan bisa memberikan sesuatu bagi masyarakat,” tandasnya. (Rls/02)